Mess Pekerja Hotel Grand Mercure Musnah Dilalap Api
Pandu Satria
Bandarlampung
"Tadi pada mandi bersiap untuk kerja. Handphone, STNK, dompet, tv, dan baju, semua ludes," keluhnya.
Dia menceritakan para pekerja yang menggarap proyek hotel Grand Mercure itu kebanyakan datang dari Pulau Jawa. Baru sekitar tiga tahun ini mereka menetap di Lampung untuk bekerja.
Mess memang disediakan untuk pekerja dari luar kota. Sementara yang berdomisili di Bandarlampung langsung pulang setelah bekerja.
"Kalau yang dari Jawa nginap untuk pekerjaan finishing. Yang pulang itu orang lokal sini saja," ujarnya. (*)
Kebakaran mess PT WKC
Grand Mercure
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
