Meninggal dalam Perjalanan ke Panjang, Jenazah ABK Diterbangkan ke Kalimantan
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — KSKP (Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan) Panjang menerima jenazah Anak Buah Kapal (ABK) TB SPAJ 017 di Panjang, Rabu (9/2/2022).
Jenazah atas nama M Syukur ini dibawa dengan Tugboat SPAJ 017 dan sampai sekitar pukul 22.40 WIB di Dermaga C-1 PT Pelindo II Panjang.
M Syukur meninggal dunia di kapal karena sakit pada Selasa (8/2/2022) pukul 01.15 WIB saat kapal melaksanakan pelayaran dari Sambas (Pontianak) menuju Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.
Syukur yang merupakan juru masak di kapal tersebut ditemukan tak bernyawa oleh dua saksi yaitu kru kapal dan asisten di dapur.
Adapun proses penerimaan jenazah dilakukan tim evakuasi Personel Lanal Lampung (KAL Pohawang) yang terdiri dari Personel Baharkam Ditpolair Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung (Inafis),
Basarnas Lampung, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Panjang.
Kapolsek KSKP Panjang Iptu Deta Christopher Widodo menyebutkan, sebelum dibawa ke RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), jenazah lebih dulu dites antigen.
"Setelah tes di tugboat dan dinyatakan negatif Covid-19 baru dibawa ke RSUDAM," jelasnya, Kamis (10/2/2022).
Menurut Deta, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah. Meski begitu, pihaknya masih menunggu hasil visum RSUDAM.
"Untuk jenazah kami sudah konfirmasi kepada pihak keluarga. Apakah dimakamkan di sini atau di Kalimantan. Dan, pihak keluarga ingin di Kalimantan sehingga jenazah kita terbangkan dengan pesawat," papar Deta. (*)
Polresta Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
