Cari Ikan di Sungai, Warga Waykanan Ditemukan Tewas Nyangkut di Batu
Yulianto
WAYKANAN
RILISID, WAYKANAN — Salah seorang warga yang diduga terseret arus saat banjir di Kampung Bandar Agung, Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan, Jumat (10/3/2023).
Ditemukan telah meninggal dunia dalam posisi telungkup dan tersangkut batu di sungai oleh warga sekira pukul 14.30 Wib.
Korban yakni Cahaya Saputra (21) seorang petani warga Dusun Enam, Kampung Bandar Agung.
Kapolsek Banjit Iptu Supriyanto membenarkan penemuan mayat yang diduga merupakan korban hanyut terbawa arus sungai Neki.
"Iya benar, warga menemukannya tersangkut di batu," ujar Kapolsek, Sabtu (11/3/2023).
Mendapat laporan dari warga, Polisi kemudian mendatangi TKP dan mengevakuasi mayat tersebut. Saat dilakukan identifikasi ternyata merupakan warga setempat.
“Korban dibawa ke rumah duka dan pihak keluarga menyadari serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka menolak jenazah korban untuk dilakukan autopsi,” imbuh Kapolsek.
Adapun kejadian tersebut berawal saat korban dan rekan-rekannya mencari ikan dipinggir sungai Neki yang saat itu sedang banjir.
Saat mendekati waktu Sholat Jumat, mereka semuanya pulang ke rumah. Namun setelah selesai Jumatan, korban kembali ke sungai untuk mencari ikan lagi.
Korban pertama kali diketahui oleh Subari yang akan berangkat ke kebun. Ia melihat korban dalam posisi telungkup tersangkut di batu yang ada di sungai.
Penemuan
Mayat
Waykanan
Lampung
Banjir
Bandang
Tanah
Longsor
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
