Manchester City Cetak Sejarah Baru, Bukan Lagi Klub yang Bisa Dipandang Sebelah Mata
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Manchester City untuk kali pertama berhasil meraih juara Liga Champions setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor 1-0.
Capaian ini menjadi sejarah baru bagi tim Manchester biru yang selama ini sering dipandang sebelah mata. Dari dulu banyak fans bola yang menyebut Manchester itu harus warna merah. Banyak pula yang sebut City tak punya fans alias ‘ghoib’.
Namun dengan kemenangan tadi malam, Manchester City mewujudkan mimpi meraih treble winners pertama mereka, setelah juara Premier League, Piala FA dan piala Champions.
Kemenangan Man City vs Inter ini juga membawa pelatih Pep Guardiola mencetak rekor dalam sejarah pelatih top Eropa.
Pep menjadi satu-satunya pelatih elite Eropa yang mampu dua kali meraih treble winners.
Kali pertama Pep Guardiola meraih treble winners adalah saat membawa Barcelona memenangi titel Liga Champions, Laliga Spanyol, dan Cop del Rey pada musim 2008-2009.
Dengan raihan treble winners ini, Kota Manchester Inggris juga layak dinobatkan sebagai "Kota Treble Winners". Sebab, pada 1999, klub sekotanya, Manchester United juga meraih treble winners bersama Sir Alex Ferguson.
Saat pertandingan melawan Inter Milan, banyak pengamat yang memprediksi The Cityzens akan meraih kemenangan mudah dengan skor telak.
Tetapi di luar dugaan, Nerazzurri mampu memberi perlawanan hebat, dan City hanya mampu melesakkan satu gol tunggal yang dicetak oleh Rodri.
Atas kemenangan ini, Guardiola juga memberikan apresiasi atas permainan Inter Milan yang memberikan pertandingan sulit bagi anak asuhnya.
Manchester City
Liga Champions
Inter Milan
Trible Winners
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
