Longsor dan Banjir Bandang di Lambar, Belasan Rumah Hancur, Puluhan KK Diungsikan

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

11 Maret 2023 12:26 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Pusdalops PB melakukan peninjauan di lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pekon Sidomulyo, Jumat (10/3/2023). Foto : Dokumen Pusdalops PB Lambar
Rilis ID
Pusdalops PB melakukan peninjauan di lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pekon Sidomulyo, Jumat (10/3/2023). Foto : Dokumen Pusdalops PB Lambar

RILISID, Lampung Barat — Tingginya intensitas curah hujan di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Kamis (9/3/2023) kemarin.

Mengakibatkan bencana tanah longsor dan banjir bandang. Sedikitnya 17 rumah rusak dan 61 Kepala Keluarga (KK) diungsikan ke beberapa lokasi yang aman. 

Selain itu, seekor kambing dan kopi kering seberat dua kwintal ikut hanyut terbawa arus banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar Padang Prio Utomo mengatakan, terdapat enam Pemangku yang terdampak bencana alam tersebut.

"Lokasinya di Pemangku Empat, Lima, Enam, Tujuh, Delapan dan Sembilan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan warga terdampak kita ungsikan diteampat yang aman," ujar Padang, Sabtu (11/3/2023).

Padang menambahkan, bencana alam tersebut juga telah memutuskan lima jembatan penghubung antar Pemangku dan empat jalan.

Setelah menerima informasi tersebut, Pusdalops Penanggulangan Bencana segera berkoordinasi dengan Peratin Pekon Sidomulyo untuk mengkonfirmasi kevalidan informasi tersebut.

"Dari informasi yang kami terima, untuk perkebunan terdampak masuk di wilayah Tanjung Kurung Serengit, Kecamatan Pagar Dewa. Sedangkan wilayah pemukiman yang terdampak masuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bencana Alam

Tanah Longsor

Banjir Bandang

61 KK diungsikan

17 Rumah Rusak

BPBD Lambar

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya