Lima Hektare Terbakar, Polresta Terjunkan Water Cannon Bantu Padamkan Api di TPA Bakung
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Telukbetung Barat, sejak beberapa hari lalu yang menimbulkan kepulan asap sampai saat ini, Senin (16/10/2023) masih terus berlangsung.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung, Anthoni Irawan mengatakan kebakaran sudah terjadi sejak Jumat sore.
Namun hingga kini masih berlangsung dikarenakan banyaknya tumpukan sampah plastik ditambah cuaca kemarau. Sehingga mempercepat kebakaran.
"Sementara ini, kami masih terus berupaya melakukan pemadaman api di TKP," katanya.
Dalam aksi itu, seluruh anggota pemadam kebakaran juga memakai sejumlah masker dan peralatan bernapas saat memasuki lahan tersebut. Karena banyaknya asap di lokasi akibat sampah nonorganik yang terbakar.
Diketahui, luas lokasi TPA Bakung yang sudah dilalap si jago merah yaitu kurang lebih luasnya empat hektare. Sejumlah petugas gabungan terus berupaya memadamkan sejumlah titik api di lokasi tersebut.
"Sampai saat ini kita mengerahkan 6 armada pemadam, 24 personel damkar, 2 mobil tanki PDAM, 2 mobil tanki DLH, 3 unit ambulans dan 2 eskavator Dinas Lingkungan Hidup," katanya.
Sementara itu Polresta Bandarlampung juga menerjunkan kendaraan taktis yakni water cannon untuk membantu memadamkan api.
Kabag Ops Polresta Bandarlampung, Kompol. David Jeckson Sianipar menjelaskan bahwa mobil water cannon sengaja diterjunkan ke TPA Bakung untuk membantu memadamkan titik api yang masih ada di lokasi tersebut.
Kebakaran
Bandarlampung
polresta
kemarau
el-nino
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
