Klinik Pratama Ar-Raudah Medika Diduga Lalai, Nyawa Pasien Nyaris 'Lewat'

Joni Efriadi

Joni Efriadi

Tulang bawang barat

5 Oktober 2023 14:17 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Klinik Pratama Ar-raudah Medika, Margakencana, Tubaba, Kamis (05/10/2023). Foto : Joni
Rilis ID
Klinik Pratama Ar-raudah Medika, Margakencana, Tubaba, Kamis (05/10/2023). Foto : Joni

Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tulangbawang Barat, Pramono, saat di konfirmasi terkait hal tersebut sampai dengan berita ini diturunkan belum memberi tanggapan terkait dengan kinerja para dokter di klinik tersebut.

Terpisah, saat ini kondisi pasien ibu melahirkan dan bayi dalam keadaan selamat setelah dilakukan tindakan medis berupa bedash sesar di RS. As-syifa. Sang ibu sudah diperbolehkan pulang pasca sesar, sedangkan bayi harus tetap dalam perawatan intensif rumah sakit karena sempat terkontaminasi air ketuban saat masih dalam kandungan sebelum dilakukan tindakan sesar. 

"Bayinya sampai saat ini belum boleh pulang, karena masih harus dalam pengawasan dan perawatan intensif. Kalau ibu si bayi sudah boleh pulang dari kemarin," ujar salah satu tenaga medis di RS tersebut, Kamis (05/10/2023). 

Terakhir, keluarga pasien berharap kedepan tidak ada lagi tindakan yang tidak bertanggungjawab yang dilakukan oleh pihak penyelenggara layanan kesehatan di Kabupaten Tulangbawang Barat.

Sehingga dapat berakibat fatal terhadap keluarga pasien. “Kita berharap ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Jangan sampai terulang kondisi yang dialami keluarga kami ini. Cukup ini yang terakhir di Tubaba. Maka kami minta, evaluasi menyeluruh klinik yang ada supaya dapat lebih respons dan melayani dengan hati kepada pasien,” tutup Andri.

Sedangkan dr. Wita, dari Klinik Ar-Raudah Medika, saat dikonfirmasi, ia sudah melakukan tindakan sesuai SOP. Dan harus merujuk pasien karena memang kondisi dan situasinya mengharuskan demikian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Klinik

nyawa pasien

tidak cekatan

pelayanan

dinas kesehatan

IDI

Tubaba

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya