Kisah Heroik Korban Perampokan BRILink Waybungur, Pandra: Sempat Pukuli Pelaku
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Inilah sekelumit kisah tentang Lely Agustin (20), karyawati BRILink yang tewas ditembak di kepala oleh perampok, Jumat (21/1/2022).
Gadis ini ternyata baru 15 hari bekerja di BRILink Waybungur, Lampung Timur (Lamtim).
Warga Dusun 1 Desa Toto Projo, Waybungur, itu sebelumnya bekerja di Ms Glow.
Lely terlahir dari pasangan Mursidi dan Sumiati. Ia tercatat sebagai mahasiswi semester lima jurusan statistik Universitas Nahdlatul Ulama (NU) Lamtim.
Sementara, kakeknya Safaat adalah pendiri perguruan bela diri silat Pagar Nusa. Ia masih aktif mengajar sampai sekarang.
Lely sendiri adalah murid perguruan itu dan berada di tingkat sabuk hijau.
"Karena itulah saat kejadian, ia melawan dan berupaya merebut tas berisi uang Rp50 juta dari pelaku," ungkap Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Minggu (30/1/2022).
Lantaran beberapa pukulan yang diterimanya, pelaku Afdian Saputra (34) panik dan menembak kepala gadis itu hingga tewas.
Pelaku sendiri karena melawan akhirnya ditembak mati oleh polisi di kediamannya, OKU Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (29/1/2022). (*)
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
