Kemenag Turunkan Tim Investigasi, Selidiki Dugaan Bullying di MTSN 2 Bandar Lampung
Pandu Satria
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandarlampung, Makmur, menurunkan tim investigasi ke MTSN 2 Bandar Lampung, Kamis (29/2/2024).
Tim ini bekerja untuk mencari data dan fakta dugaan perundungan (bullying) pada siswa yang dilakukan oknum guru MTSN 2 Bandar Lampung.
Makmur mengatakan dirinya secara khusus telah meminta pelaksana tugas (Plt) Kasi Pendidikan Madrasah untuk turun ke MTSN 2 Bandar Lampung.
"Tadi pagi mereka sudah jalan ke sana. Tapi belum kembali. Sehingga saya belum mendapat kabar," ujar Makmur yang ditemui di ruangannya.
Dia menegaskan, Kemenag sejak dulu berkeinginan menciptakan Madrasah yang ramah anak, hijau, sehat, dan berkualitas.
"Karena itu semua yang negatif, termasuk bullying harus dihilangkan karena menjadi hal tabu," tandasnya.
Kendati begitu, Kemenag tetap memberi perhatian terhadap proses pendidikan agar guru dan kepala sekolah (kepsek) tidak lantas jadi takut berinovasi.
"Jadi, silakan membuat inovasi seperti soal kebersihan kelas. Misalnya, siapa tidak piket kebersihan akan terkena denda. Dengan catatan tidak memberatkan," tandasnya.
Agar semua program berjalan baik, ia selalu memberikan arahan kepada kepala madrasah di setiap pertemuan.
"Kita tidak boleh berbuat kasar, baik itu secara verbal maupun non-verbal. Jangankan fisik, kata-kata saja tidak boleh," paparnya.
Kemenag Kota
MTSN 2
bully
bandar lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
