Ikat Sarung dengan Obeng, 15 Remaja Diamankan Polsek Sukarame
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ganas betul gaya anak-anak muda sekarang. Ikut geng motor biar dianggap gaul kemudian tawuran.
Atau ada juga yang atas nama tradisi saat Ramadan, malah mengikat sarung dengan obeng dan baku sabet.
Nah, contoh kedua inilah yang terjadi di pinggir Jalan Pulau Morotai, Kelurahan Gang Sulah, Wayhalim, Selasa (28/3/2023).
Aparat Polsek Sukarame mengamankan 15 orang remaja yang diduga hendak perang sarung.
Sepuluh di antaranya berasal dari Kampung Bayur Bawah Bumi Kedamaian.
Mereka berinisial CI (18), MDI (17), MRF (16), MN (15), MR (17), IR (15), DS (16), AM (17), DP (16), dan AS (20).
Dua orang lainnya, WF (16) dan RT (17), warga Perum Rupi Indah, Sukabumi.
Tiga lagi, MY (16) warga Jalan Pangeran Tirtayasa Gang Rewok; IK (17), warga Perum GAN Sukabumi; dan AD (18) Kampung Keramat Balau Kedamaian.
"Mereka berkumpul di sebuah warung di pinggir Jalan Pulau Morotai," ungkap Kapolsek Sukarame Kompol Warsito.
Dari tangan bocah-bocah itu, polisi mengamankan 10 saring yang bagian ujungnya diikat dengan obeng.
Perang sarung
geng motor
tawuran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
