Hendak Hadiri Undangan Pernikahan, Pengendara Motor Kejang Terus Meninggal Dunia
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu
— Diduga penyakit yang diderita kambuh, seorang pengendara sepeda motor mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di jalan raya Pekon Gumuk Mas, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Selasa (10/10/2023).
Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh mengatakan, peritiwa tersebut terjadi pada Selasa sore sekira pukul 17.00 WIB. Korban diketahui bernama Heli Susanto (45) merupakan warga Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.
Berdasarkan keterangan sejumlah Saksi, korban terlihat mengendari sepeda motor dari arah Pugung menuju Pringsewu. Saat melintas di Simpang SMPN 1 Pagelaran, Korban menghentikan kendaraannya di pinggir jalan, lalu turun terlihat duduk didekat sepeda motornya.
Sesaat kemudian, korban terlihat kejang-kejang dan warga sekitar yang melihat langsung mendekat dan berusaha membantu. Lantaran korban terus kejang, warga kemudian membawa korban ke RSUD Pringsewu.
"Tak lama setelah tiba di Rumah Sakit, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa," ujar Kapolsek
Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan keluarganya, korban hendak menuju Pekon Kioman, Kecamatan Pagelaran dengan tujuan menghadiri undangan pernikahan.
Masih menurut keterangan keluarganya, Korban memiliki riwayat penyakit infeksi usus. Penyakitnya tersebut kerap kambuh dan sudah beberapa kali berobat di Rumah Sakit, namun belum juga sembuh.
“Keterangan pihak medis dan dikuatkan keterangan keluarga korban. Kami menduga penyebab kematian murni karena sakit yang deritanya kambuh,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menambahan, pihak keluarga sudah menerima musibah tersebut dan menolak melakukan proses autopsi. Untuk itu jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.
“Kami menyampaikan ucapan duka cita dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini," pungkasnya. (*)
Pringsewu
pengendara motor
meninggal dunia
diduga penyakit kambuh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
