Gelombang Pasang Hantam Pelabuhan Kotaagung, Nelayan Takut Sandarkan Kapal
Adi Yulyandi
Tanggamus
RILISID, Tanggamus — Ombak laut di Pelabuhan Kotaagung Kabupaten Tanggamus cukup tinggi. Terutama pada sore hingga malam hari.
Akibatnya kapal-kapal milik nelayan setempat yang bersandar di dermaga terombang-ambing cukup kuat. Bahkan, air sampai naik ke daratan.
Menurut Rasit, salah satu nelayan penangkap ikan, dirinya terpaksa menengahkan perahu kana agar terhindar dari ombak besar dan berbenturan dengan perahu lain.
"Kalau agak tengah ombaknya nggak terlalu besar. Lain di pinggir, perahu saya sampai pernah putus tali jangkar," papar Rasit, Senin (8/11/2021).
Di lain tempat, Hendra, warga Kotaagung berpendapat gelombang kemungkinan disebabkan pergantian musim menjelang akhir tahun.
Ia berharap pemerintah atau penjaga pantai dapat memasang papan peringgatan kepada warga agar menjauhi pantai.
Saat ini di dermaga banyak sekali anak- anak atau remaja yang masih berenang walaupun tahu kalau ombak laut sedang besar.
Kabid Pencegahan BPBD Tanggamus, Sismantoro, saat ditemui di ruangannya membenarkan beberapa hari belakangan gelombang laut sangat tinggi.
"Biasa kita sebut air rob. Dampaknya, di daerah Kapuran, Kotaagung ada tiga rumah tergenang," paparnya.
Berdasarkan perungatan dari BMKG, pihaknya sudah membuat edaran ke camat. Bahwa dari September hingga Februari 202 berpotensi banjir rob. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
