Geger! Warga Pekalongan Temukan Bayi Perempuan Tak Bernyawa

Adi Herlambang Saputra

Adi Herlambang Saputra

Lampung Timur

12 Juni 2023 13:13 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kepolisian setempat, sedang melakukan olah TKP penemuan bayi di Pekalongan Lamtim, Senin (12/6/2023). Foto: Humas Polsek Pekalongan
Rilis ID
Kepolisian setempat, sedang melakukan olah TKP penemuan bayi di Pekalongan Lamtim, Senin (12/6/2023). Foto: Humas Polsek Pekalongan

RILISID, Lampung Timur — Warga Pekalongan Lampung Timur (Lamtim), dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan, Senin (12/6/2023) sekira pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Pekalongan Iptu Yugo Laksono mengatakan, bayi malang tersebut ditemukan di sebuah pekarangan kosong Dusun II RT 007 Rw 003, Desa Siraman, Kecamatan Pekalongan.

Penemuan mayat bayi pertama kali ditemukan oleh Untung bersama istrinya saat sedang melintas di wilayah tersebut.

"Mereka mencium aroma tak sedap. Setelah dicari sumber aroma itu, ternyata ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan yang sudah sangat pucat," tutur Kapolsek.

Adapun kondisi bayi tersebut, berada di atas tanah beralaskan kain warna coklat dengan plasenta atau ari-ari yang masih tersambung dengan bayi.

"Pasangan suami istri tersebut, kemudian melaporkan ke Kepala Dusun Windarto. Selanjutnya saksi bersama warga lainnya ke TKP dan melaporkan kepada kami," imbuh Iptu Yugo.

Menurut Kapolsek, bayi itu diduga ditinggalkan oleh pelaku yang tak bertanggung jawab. Kemudian, anggota Piket SPKT Polsek Pekalongan berkoordinasi dengan Puskesmas setempat dan Camat.

"Jenazah bayi kita bawa ke RSUD Sukadana untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil koordinasi, jenazah bayi itu akan dimakamkan di TPU Desa Siraman, Pekalongan, Lamtim," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Penemuan Bayi Perempuan

Jenazah Bayi

Berita Lamtim

Berita Lampung Timur

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya