Fenomena Alam di Lumbok Seminung, Kerugian Petani Ikan Bisa Mencapai Miliaran Rupiah

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

12 Januari 2023 15:08 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kondisi ikan KJA di Lumbok Seminung, Kamis (12/1/2023). Foto: Ari
Rilis ID
Kondisi ikan KJA di Lumbok Seminung, Kamis (12/1/2023). Foto: Ari

RILISID, Lampung Barat — Dampak fenomena alam di perairan Danau Ranau, Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), terus bertambah.

Sampai hari ini, Kamis (12/1'2023) jumlah kerugian pembudidaya ikan Keramba Jaring Apung (KJA) mencapai Rp 1 miliar. 

Edison (29) salah satu pembudidaya ikan KJA Pekon Kagungan mengatakan, perkiraan sementara sebanyak 30 sampai 40 ton ikan mati akibat fenomena alam tersebut.

"Kalau jumlah realnya kita belum tahu pasti, namun perkiraan sudah puluhan ton. Contohnya punya Hariyadi, ikannya mati sebanyak 7-8 ton tiap keramba. Kalau 4-5 keramba, jelas itu sampai puluhan ton ikan yang mati," ujar Edison.

Jika dikalkulasikan, lanjut Edison, ikan dijual Rp 25 ribu/kilogram. Kalau sampai 40 ton ikan yang mati  maka total kerugian mencapai Rp 1 Miliar.

"Fenomena seperti ini pernah terjadi pada tahun 2017 silam. Biasanya hanya berlangsung satu sampai tiga hari,  sekarang sudah sepuluh hari lebih. Memang tensinya naik turun artinya kadar belerangnya naik turun," imbuh Edison.

Lebih lanjut Edison menerangkan, ikan yang sudah tidak dapat dikonsumsi lagi. Hal itu dimanfaatkan petani untuk pakan ikan lele dan patin. Namun jika masih lahak konsumsi masih laku Rp 15 ribu/kilogram.

Edison berharap, Pemkab Lambar dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi dan bisa memfasilitasi para pembudidaya ikan KJA. Utamanya, agar Pemkab berkoordinasi dengan pihak perbankan supaya diberikan keringanan dalam pengembalian dana pinjaman. 

"Kami sebelumnya sudah memikirkan untuk membayar bank, untuk membeli pakan dan segala macam. Karena adanya fenomena ini, semuanya buyar dan sama saja kami mulai dari nol," imbuhnya.

Kepala Dinas Perikanan Lambar Kamaludin mengatakan, pihaknya telah meninjau dan melakukan koordinasi ke pembudidaya yang terdampak fenomena alam.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Fenomena Alam

puluhan ton ikan mati

Lumbok Seminung

pembudidaya ikan KJA rugi Rp 1 Miliar

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya