Emak-emak Ngeluruk ke PLTU Sebalang, Ternyata Debu Batubara Jadi Penyebab Selama ini
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Aktivitas bongkar muat Batubara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sebalang Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan (Lamsel), mengakibatkan debu dan mengganggu warga.
Inilah yang menjadi persoalan, sehingga ratusan warga yang didominasi emak-emak, nekat ngeluruk ke salah satu perusahaan milik pemerintah, Senin (2/10/2023).
Salah seorang pendemo Hamidah mengatakan, mereka meminta kejelasan dari pihak PLTU karena debunya sangat dirasakan mengganggu ketenangan warga.
"Kami merasakan sekali debu yang dihasilkan dari pembakaran di PLTU ini. Apalagi saat musim kemarau, angin membawa debu dan anak-anak jadi batuk," ujar Hamidah.
Hal sama dikatakan pendemo lainnya. Apabila pihak PLTU tidak ada tanggapan, akan mendatangi gedung DPRD lamsel.
"Jangan tutup mata dengan apa yang kami alami dan ini persoalan serius. Meski obyek vital, tolong hak kami juga diperhatikan," ujarnya.
Selain masalah kesehatan, pendemo juga masih memiliki kekhwatiran akan dampak debu yang memengaruhi tingkat kesuburan tanah pertanian. Terutama laut, karena nelayan mendapatkan hasil jauh dibandingkan sebelum ada PLTU. (*)
PLTU Sebalang
Lampung Selatan
Lampung
Demo debu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
