Ditinggal Pengajian Santrinya, Bangunan Asrama Putra di Ponpes Annajiyah Terbakar
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Ditinggal pengajian dan dalam keadaan kosong, salah satu bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Annajiyah Desa Talang Waysulan, Kecamatan Waysulan, Lampung Selatan (Lamsel), terbakar, Rabu (3/10/2023) sekira pukul 22.00 WIB.
Kasi Pelayanan Desa Talang Waysulan Zainuddin mengatakan, bangunan yang terbakar merupakan asrama putra yang dihuni sekitar 30.santri.
Akibat peristiwa kebakaran, bangunan rumah panggung berbahan kayu hampir separo yang mengalami rusak berat. Bagitu juga seragam dan buku santri ludes terbakar.
"Kejadian tersebut diketahui orang lewat dan memberitahukan ke pengurus Ponpes. Sehingga dengan alat seadanya berupaya memadamkan api," kata Zaiunddin.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya pemilik pondok mengalami luka-luka karena terjatuh dari sepeda motor saat hendak menuju pondoknya.
"Mungkin karena panik, Pak Kyai Ahmad Halim jatuh dari motor. Itu saja sih korbannya," pungkas Zainuddin.
Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lamsel Sefri Masdian, membenarkan peristiwa tersebut dan langsung meluncur ke lokasi.
"Kita dapat laporan dari Kepala Desa Talang Waysulan sekitar pukul 23.41 WIB," kata Sefri, Rabu (4/10/2023).
Untuk memadamkan api, pihak Damkarmat mengirim satu unit mobil damkar dari posko Tanjungbintang.
"Dibantu warga sekitar Ponpes, kita berhasil memadamkan apinya," imbuh Kadis. (*)
Asrama putra
ponpes annajiah
way sulan
terbakar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
