Disebut Malapraktik karena Pasien Infeksi, Direktur RSIA Restu Bunda Beri Penjelasan
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Restu Bunda, Bandarlampung diterpa isu dugaan malapraktik.
Salah satu dokter dikatakan membuat kesalahan fatal terhadap pasien asal Kelurahan Kuripan, Telukbetung Barat.
Pasien Siska Adelina Astuti (35) hendak melakukan persalinan pada 8 Oktober 2023.
Tiga hari pascaoperasi cesar, pasien mengalami pendarahan dari bekas luka operasi hingga dilarikan kembali ke RSIA Restu Bunda.
Dengan alasan peralatan tidak tersedia, pasien dirujuk di RS Graha Husada pada 20 Oktober.
Suami pasien, Dedi mengutarakan kekecewaannya dan menilai ada kelalaian dalam penanganan persalinan istrinya.
Namun, Direktur RSIA Restu Bunda, dr. Reza Yulisfa Susanto, MARS menegaskan pihaknya telah melakukan tindakan medis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)
"Sehingga saya tegaskan tidak terjadi technical error pada penanganan operasi itu," kata Reza.
Terlebih, untuk tindakan medis yang membutuhkan perhatian dan penanganan besar seperti operasi cesar.
"Tentu sudah semestinya tidak abai terhadap faktor kecil sekalipun, sebab bisa menimbulkan risiko fatal," jelasnya, Selasa (31/10/2023).
Operasi cesar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
