Apes! Lagi Santai Di Wisata Albaret, Seorang Pemuda Malah Kena Tikam
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Muhammad Riskiawan (22), warga Desa Margorahayu, Kecamatan Simpangpematang, Kabupaten Mesuji, menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal di Bendungan Albaret, Desa Simpangmesuji, Sabtu (14/10/2023) sekira pukul 21.00 WIB.
Akibatnya, korban menderita luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri dengan luka sobek. Karena kondisi lukanya yang cukup dalam dan mengucurkan darah, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Simpangpematang untuk mendapatkan perawatan dengan tujuh jahitan.
Kejadian yang singkat itu juga menjadi perhatian banyak warga setempat, karena penasaran melihat korban dan penyebab peristiwa penusukan tersebut.
Idam salah satu saksi mengatakan, awalnya sekitar pukul 20.00 WIB, korban berjalan kaki dari rumah rekannya bernama Rahmat menuju Bendungan Albaret yang jaraknya hanya beberapa ratus meter.
Sesampainya di lokasi, korban menghampiri dirinya dan duduk-duduk di tempat wisata itu. Tidak lama, datang dua orang laki-laki berboncengan dengan menggunakan sepeda motor CBR mendekati mereka yang sedang bersantai.
Tiba-tiba, pemotor itu langsung menggeber-geber knalpot racing kendaraan motornya dekat korban. Spontan korban dan rekannya melihat ke arah motor CBR tersebut dan si pemotor membentak sambil mengatakan “Ngapa kamu lihat-lihat!” kata saksi menirukan ucapan tersebut.
Namun, provokasi dan bentakan itu tidak diladeni korban, yang kemudian menyingkir ke arah jembatan gantung. Namun, si pemotor justru turun dari motor dan mengejar korban dan berkata “Saya bacok kamu nanti,” tapi sambil mengeluarkan pisau dan langsung menusuk korban di punggung sebelah kiri.
Usai menusuk korban, pelaku langsung pergi meninggalkan korban kabur dengan motornya. Sedangkan korban langsung lari ke warung Sodik, rekannya. Sampai di warung Sodik, korban langsung terduduk lemas dan meminta tolong karena menjadi korban penusukan.
Melihat darah banyak bercucuran dari punggung sebelah kiri korban, Sodik dan orang tuanya panik lalu langsung mengantarkan ke Puskesmas Simpangpematang. Di Puskesmas baik saksi maupun korban mengaku tidak mengenal pelaku.
"Tapi kalau lihat orangnya pasti saya ingat," ujar korban diamini Idam.
albaret
mesuji
tikam
bendungan
simpangpematang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
