Wagub Jihan: Literasi Digital Kunci Hadapi Tantangan Era Artificial Intelligence
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Sementara itu, Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyampaikan bahwa AI memiliki manfaat besar, namun juga menyimpan risiko yang perlu dipahami dan dimitigasi bersama.
"Kita harus siap menjaring manfaat AI sekaligus siap melakukan mitigasi risikonya. Tidak mungkin kita hanya ingin manfaatnya tanpa memahami risikonya," ujarnya.
Ia menambahkan, kerangka program AI Ready ASEAN telah disiapkan untuk membantu guru, orang tua, dan siswa agar menjadi masyarakat yang siap menghadapi perkembangan AI secara seimbang dan bertanggung jawab.
Di kesempatan yang sama, Project Manager AI Ready ASEAN, Diera Gala Paksi, menjelaskan bahwa program AI Ready ASEAN merupakan inisiatif regional yang digagas oleh ASEAN Foundation dan didukung penuh oleh google.org, dengan target menjangkau 5,5 juta individu di 10 negara ASEAN.
"Program ini tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga training of trainers, pembelajaran mendalam, serta riset untuk mengukur kompetensi guru, orang tua, dan siswa di seluruh ASEAN," jelasnya.
Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela
mafindo Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
