Menu MBG Tak Sesuai Kebutuhan Anak SLB Pringsewu, SPPG: Minta Maaf Terjadi Kekeliruan
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Program Makan Bergizi (MBG) kembali ramai diperbincangkan setelah unggahan viral seorang wali murid di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kabupaten Pringsewu.
Dalam unggahannya, wali murid tersebut menyoroti porsi dan rasa menu MBG yang dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan anak.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nurohmad angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan terkait keluhan orang tua siswa.
"Kami mohon maaf jika terjadi kelalaian, karena porsi untuk SLB kemungkinan tertukar. Evaluasi akan segera kami lakukan agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Nurohmad, Rabu (23/9/2025).
Lebih lanjut ia menjelaskan, menu khusus untuk siswa SLB memang berbeda dari sekolah reguler.
Hal ini karena anak-anak berkebutuhan khusus tidak bisa sembarangan mengonsumsi makanan dengan bumbu yang terlalu gurih atau asin.
“Tidak semua bumbu bisa digunakan. Kami mengikuti aturan yang menghindari rasa berlebihan. Jadi kalau masakan terasa hambar, itu memang disesuaikan dengan kondisi anak-anak SLB,” jelasnya.
Nurohmad berkomitmen untuk menjaga kualitas MBG agar tujuan pemerintah menghadirkan asupan gizi seimbang bagi semua anak, termasuk siswa SLB tetap tercapai dengan baik.
"Kalau ada keluhan terkait MBG bisa langsung disampaikan melalui sekolah atau langsung ke saya dan datang ke dapur," pungkasnya. (*)
Pringsewu
SLB
MBG viral
SPPG
angkat bicara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
