Tak Kunjung Ada Perbaikan, Kali Ketiga Warga Tanjung Harapan Tambal Jalan Rusak Secara Swadaya
Furkon Ari
Lampung Utara
Kondisi itu membuat warga khawatir kerusakan akan terus meluas dan membahayakan pengguna jalan.
"Kalau dibiarkan tanpa perbaikan, pasti akan makin banyak bagian jalan yang rusak dan berlubang. Kami berharap pemerintah segera turun tangan," imbuhnya.
Dalam aksi gotong royong tersebut, warga menutup lubang dengan campuran semen yang dicor secara manual.
Material perbaikan diperoleh dari hasil sumbangan masyarakat sekitar.
Namun, Fauzi, warga lainnya, mengakui cara tersebut hanya menjadi solusi sementara.
"Tambalan semen biasanya hanya mampu bertahan beberapa minggu sebelum kembali rusak akibat lalu lintas kendaraan dan cuaca," ujarnya.
Meski demikian, warga tetap memilih melakukan perbaikan secara swadaya karena khawatir lubang jalan dapat memicu kecelakaan.
"Ini sudah ketiga kalinya kami tambal di lokasi yang sama. Kami takut kalau dibiarkan, nanti makin banyak korban kecelakaan. Jadi warga berinisiatif memperbaiki sendiri," ujar Fauzi.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Utara segera melakukan perbaikan permanen agar kerusakan jalan tidak terus berulang dan tidak membahayakan masyarakat yang melintas setiap hari. (*)
Jalan Rusak
Warga
Gotong Royong
Ruas Jalan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
