Satgas Pemuda Tani Lampung Turunkan Tim Awasi Distribusi Gabah di Pelabuhan Bakauheni

Ahmad Kurdy

Ahmad Kurdy

Lampung Selatan

27 September 2025 12:57 WIB
Daerah | Rilis ID
Satgas Pemuda Tani di Bakauheni
Rilis ID
Satgas Pemuda Tani di Bakauheni

RILISID, Lampung Selatan — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Provinsi Lampung, terus menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kedaulatan pangan daerah. 

Setelah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan, kini organisasi ini menurunkan tim khusus untuk mengawasi jalur distribusi gabah di Seaport sebagai pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Sebanyak lima personel Satgas Pemuda Tani diterjunkan di pintu masuk Pelabuhan terdiri dari empat anggota dan satu koordinator lapangan (Korlap) yang siap membantu kinerja TNI dan Polri dalam memastikan gabah hasil panen Lampung tidak keluar ke Pulau Jawa sebelum kebutuhan pangan lokal terpenuhi.

Ketua OKK DPD Pemuda Tani Lampung Akbar Gemilang, mewakili Ketua DPD Ahmad Giri Akbar menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari dukungan nyata generasi muda terhadap program pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan visi Asta Cita Indonesia Emas 2045.

“Satgas Pemuda Tani tidak hanya bicara konsep, tetapi langsung turun ke lapangan. Kami menurunkan lima anggota di Bakauheni untuk mendukung aparat dalam pengawasan distribusi gabah. Ini langkah strategis agar nilai tambah hasil pertanian Lampung benar-benar dirasakan masyarakat Lampung sendiri,” kata Akbar Gemilang, Sabtu (27/9/2025).

Menurutnya, keberadaan Satgas Pangan juga menjadi sarana edukasi dan pendampingan bagi petani muda, penghubung kebijakan pemerintah, serta pendorong diversifikasi produk pertanian khas Lampung yang bernilai tambah. 

“Kami ingin Lampung tetap kokoh sebagai lumbung pangan nasional, sekaligus menjaga kedaulatan pangan daerah,” imbuhnya.

Lampung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi, jagung, kopi, dan singkong terbesar di Indonesia.

Namun, tantangan petani di daerah ini masih beragam, seperti harga gabah yang fluktuatif, biaya produksi tinggi, hingga lemahnya tata niaga.

Dengan kebijakan pengelolaan gabah tetap di Lampung, diharapkan cadangan pangan daerah lebih terjaga dan kesejahteraan petani meningkat.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pemuda Tani Lampung

Satgas Tani

Petani

Ahmad Giri Akbar

Akbar Gemilang

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya