PLN ULP Liwa Fokus Percepatan Pasang Baru dan Dukung Program Dapur Umum di Lambar

Anton Suryadi

Anton Suryadi

Lampung Barat

29 September 2025 14:00 WIB
Daerah | Rilis ID
Kantor PLN ULP Liwa (Foto, Arya Rilis.id Lampung)
Rilis ID
Kantor PLN ULP Liwa (Foto, Arya Rilis.id Lampung)

Berdasarkan data dan pengamatan, mayoritas pelanggan lebih memilih sistem prabayar dibanding pascabayar.

“Mayoritas masyarakat memang cenderung memilih prabayar. Mereka merasa lebih praktis dan mudah mengontrol pengeluaran,” ujarnya.

Kepraktisan menjadi alasan utama masyarakat beralih ke prabayar dan dengan sistem ini, pelanggan tidak terbebani tagihan bulanan ketika rumah dalam keadaan kosong atau tidak digunakan.

“Kalau pascabayar, meskipun rumah kosong tetap ada biaya minimum sekitar 40 jam nyala. Berbeda dengan prabayar, ketika ditinggal tidak perlu isi token,” jelasnya.

Menurut Willy, pola ekonomi masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai petani kopi, nelayan, dan buruh juga memengaruhi pilihan layanan listrik.

Mereka cenderung memilih prabayar agar pembayaran lebih fleksibel mengikuti hasil panen atau tangkapan laut.

“Untuk pascabayar memang ada risiko keterlambatan pembayaran, apalagi jatuh temponya tanggal 20. Kalau lewat, akan terkena denda. Itu yang jadi kelemahan,” katanya.

Di sisi lain, PLN ULP Liwa juga menghadapi sejumlah tantangan teknis. Wilayah seperti Suoh dan daerah perhutanan rawan mengalami gangguan jaringan, terutama akibat faktor alam maupun satwa liar.

“Gangguan paling sering itu misalnya musang yang melintas di jaringan. Hal kecil begitu bisa menyebabkan listrik padam,” kata Willy.

Meski ada gangguan, PLN selalu berupaya melakukan penanganan secepat mungkin. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Lambar

Liwa

PLN

ULP

Pasang Baru

MBG

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya