Pemprov Lampung Buka Kemungkinan Kerjasama Bidang Maritim dengan Perusahaan Asal Tiongkok
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka peluang kerja sama dengan perusahaan industri maritim terkemuka Tiongkok Jiangsu TanFang Technology Group Co., Ltd untuk mengembangkan sektor pertanian, budidaya laut, pengolahan hasil perikanan, dan pengembangan pelabuhan di Provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan Gubernur Mirza saat menerima kunjungan kerja Jiangsu TanFang Technology Group Co., Ltd., di Ruang Kerja Gubernur, Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (4/6/2025).
Gubernur Mirza menyambut baik dan membuka peluang kerjasama atas ketertarikan Jiangsu TanFang Technology Group Co., Ltd., untuk menjalin kemitraan strategis dengan Provinsi Lampung.
"Kami menyambut baik kunjungan delegasi Jiangsu TanFang Technology Group ke Provinsi Lampung. Tentu akan banyak hal yang bisa kita kerjasamakan dalam berbagai sektor strategis," ujar Mirza.
Pertemuan tersebut juga membahas rencana pengembangan kerja sama kota kembar (sister city) antara Lampung dan Jiangsu, Tiongkok.
Mirza menjelaskan Lampung dikenal sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, memiliki posisi geografis yang sangat strategis serta infrastruktur yang terus berkembang.
"Hal ini menjadikan Lampung sebagai kawasan potensial untuk investasi dan pengembangan wilayah," katanya.
Pada triwulan I tahun 2025, Provinsi Lampung berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sumatera, yakni sebesar 5,47 persen (yoy).
Capaian ini melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 4,87 persen serta rata-rata pertumbuhan ekonomi regional Sumatera sebesar 4,85 persen.
Mirza menuturkan Lampung sendiri merupakan salah satu lumbung pangan nasional, terutama dalam produksi padi yang menjadi komoditas utama bagi masyarakat Indonesia.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
perusahaan Tingkok
maritim
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
