Peduli Lansia, Srikandi PLN UID Lampung Berikan Bantuan Nutrisi hingga Pemeriksaan Kesehatan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya lansia dan warga prasejahtera, Srikandi PLN UID Lampung menggelar kegiatan Srikandi Care bersama Komunitas Posbindu Jatimulyo.
Melalui program tersebut, Srikandi PLN menghadirkan bantuan nutrisi sekaligus layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat setempat.
Srikandi PLN merupakan komunitas pegawai perempuan PLN yang berperan dalam mendukung pengembangan kapasitas perempuan, kepemimpinan, serta pengarusutamaan gender di lingkungan kerja dan masyarakat.
Melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan, Srikandi PLN turut mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif, peduli, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang melibatkan pegawai Srikandi PLN, kader Posbindu, serta tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Karang Anyar tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Puluhan peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan dan menerima paket nutrisi berupa susu, biskuit, madu, dan sereal sebagai dukungan pemenuhan gizi harian.
Ketua Srikandi PLN UID Lampung, Tarti Mudiani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Srikandi PLN untuk terus menghadirkan kepedulian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Melalui Srikandi Care, kami ingin menghadirkan perhatian sederhana namun bermakna bagi masyarakat, khususnya lansia dan warga prasejahtera. Kami berharap bantuan nutrisi dan pemeriksaan kesehatan ini dapat membantu menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mempererat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Tarti.
Selain penyaluran bantuan nutrisi, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan berat badan.
Pemeriksaan tersebut menjadi langkah preventif untuk membantu masyarakat memantau kondisi kesehatan secara berkala.
PLN Lampung
Srikandi Lampung
Srikandi Care
Komunitas Posbindu Jatimulyo
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
