Pastikan Sanitasi Terjaga, Gubernur Mirza Cek Air dan Limbah SPPG
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan inspeksi mendadak pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rajabasa Bandar Lampung.
Gubernur Mirza mengungkapkan saat ini sudah ada 488 SPPG yang beroperasi dengan target 1,2 juta siswa menerima manfaatnya.
"Kita sudah 1,2 penerima setiap hari, artinya hampir 36 juta porsi dalam satu bulan," ungkapnya.
Dalam sidaknya kali ini, Mirza yang juga ditemani Kadis Lingkungan Hidup Lampung, Risky Sofyan; Kadiskominfotik Lampung, Ganjar Jationo; perwakilan dari BGN dan BBPOM Bandar Lampung mengecek langsung sanitasi.
Diantaranya ialah mengecek kondisi limbah dan air yang digunakan untuk memasak.
Hasilnya, air yang digunakan merupakan air tanah itu memiliki pH 6 yang masih masuk range normal. Sementara untuk limbah, Gubernur Mirza menyebut akan memanfaatkan hasil limbah SPPG untuk dikelola menjadi pupuk organik cair.
"Jadi kan satu SPPG itu menghasilkan 700 kg per harinya, artinya kita bisa dapat 80 persennya untuk jadi pupuk cair.
Rencananya pengolahan itu ada program pengolahan pupuk organik cair disana maka akan kita proses disana baru setelahnya kita kembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pupuk organik," katanya.
Sementara soal air ada 17 pengecekan kualitas air yang dapat dilakukan di laboratorium DLH Lampung yang akan terus dilakukan kontrol tiap enam bulan sekali.
Gubernur Mirza juga mendatangi SMPN 2 Bandar Lampung untuk mencek langsung pembagian MBG dan bertanya pada siswa.(*)
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
sidak
mbg
sanitasi
air
limbah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
