Luas Panen Padi Provinsi Lampung Bertambah 1.607 Hektare

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

9 Juni 2025 11:18 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Ilustrasi panen padi di Provinsi Lampung. Foto: Dok BPS Lampung.
Rilis ID
Ilustrasi panen padi di Provinsi Lampung. Foto: Dok BPS Lampung.

RILISID, Bandar Lampung — Luas panen padi Provinsi Lampung mengalami peningkatan sebanyak 1.607 hektare atau 0,30 persen dalam setahun.

Pada tahun 2023, luas panen padi Lampung sebesar 530,11 ribu hektare, sementara tahun 2024 menjadi 531,72 ribu hektare.

Bertambahnya luas panen, berdampak pada kenaikan jumlah produksi padi Lampung sebesar 1,21 persen. Dari 2,76 ton GKG di tahun 2023 menjadi 2,79 juta ton GKG pada 2024, atau naik sebanyak 33,45 ribu ton.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, peningkatan produksi padi pada 2024 terjadi di beberapa wilayah potensi penghasil padi seperti Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Tengah.

Di sisi lain, terdapat beberapa kabupaten/ kota yang mengalami penurunan produksi padi, misalnya Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Utara.

Tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi (GKG) tertinggi pada 2024 adalah Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Tulang Bawang.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Kota Bandar Lampung, Kota Metro dan Kabupaten Tulang Bawang Barat

Produksi Beras di Provinsi Lampung

Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras, maka produksi padi sepanjang Januari hingga Desember 2024 setara dengan 1,60 juta ton beras.

Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 19,23 ribu ton beras (1,21 persen) dibandingkan 2023 yang sebesar 1,59 juta ton beras.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

panen padi

sawah Lampung

petani Lampung

beras Lampung

BPS Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya