Lampung Stabil Kendalikan Inflasi, Pemprov Diminta Fokus Kelola Bonus Demografi

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

16 September 2025 18:30 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Foto Diskominfo Provinsi Lampung
Rilis ID
Foto Diskominfo Provinsi Lampung

RILISID, Bandarlampung — Provinsi Lampung mencatatkan capaian positif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok pada minggu kedua September 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) RI menunjukkan Lampung tidak mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), berbeda dengan 13 provinsi lain yang justru mengalami lonjakan.

Capaian ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Selasa (16/9/2025).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama jajaran perangkat daerah dan Forkopimda mengikuti rapat dari Ruang Command Center Diskominfotik Lampung.

Meski inflasi terkendali, rapat ini menekankan bahwa tantangan lebih besar bagi daerah adalah bagaimana mengelola bonus demografi dan memperkuat pembangunan keluarga. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan keluarga adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial maupun ekonomi.

“Dari 286 juta penduduk Indonesia, ada 72 juta keluarga. Kalau keluarga sehat dan produktif, insyaallah ekonomi ikut baik, inflasi terkendali, dan negara akan maju,” ujarnya.

Indonesia kini memiliki sekitar 192 juta penduduk usia produktif (14–65 tahun). Menurut Wihaji, potensi ini hanya akan menjadi keuntungan bila pemerintah pusat dan daerah mampu menyediakan kesempatan kerja, pendidikan berkualitas, hingga perlindungan sosial yang merata.

Untuk itu, BKKBN yang kini bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menyiapkan 30 indikator Peta Jalan Pembangunan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (PJPK). Indikator ini mencakup wajib belajar 12 tahun, kepemilikan kompetensi profesi, keterlibatan dalam pajak, hingga jaminan perlindungan sosial universal.

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menegaskan, daerah perlu bersinergi mengelola angkatan kerja muda agar tidak hanya mengandalkan sumber daya alam.

“Bonus demografi ini harus jadi momentum. Anak muda kita harus produktif, terdidik, dan terlatih. Jika dikelola dengan baik, Indonesia bisa melompat menjadi negara dominan,” tegasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Inflasi

rakor inflasi

Lampung

Kemendagri

sekprov Lampung

Marindo Kurniawan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya