Kerjasama Pemanfaatan Satelit dengan Shandong Tiongkok, Begini Penjelasan Lengkap Gubernur Mirza
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Program pemanfaatan satelit juga ternyata sudah dilakukan oleh Kementerian Pertanian sejak 2018 lalu.
Hal itu terwujud dari pertanian Indonesia yang jauh lebih baik pasca memanfaatkan program dari satelit.
"Karena ada variabel yang bisa diamati lebih baik seperti luas tanam, kapan tanam dapat dilakukan, kapan panen," sambung Mirza.
Perbedaan dengan satelit Tiongkok yang akan digunakan Provinsi Lampung ialah program yang lebih update dan lebih detail.
"Nah kita juga akan memakai satelit, satelit Tiongkok ini lebih update karena sudah pakai prosesor AI (artificial intelegent). Kalau kementan hanya untuk padi, kalau di Lampung ini untuk semua seperti padi jagung perairan dan lain-lain," jelasnya.
"SDM tentu kita siapkan untuk mengoperasikan aplikasinya, jadi bukan satelitnya tapi aplikasinya. Dan tidak pakai APBD, seperti google maps kan nggak pakai APBD. Kita hanya dapat akses pemanfaatan satelit yang kita gunakan," tutupnya. (*)
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
Shandong
Tiongkok
satelit
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
