Kapal Ferry Mutiara Persada 3 Alami Trouble di Tengah Laut, Penumpang Keluhkan Belum Dievakuasi
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — KMP Mutiara Persada 3 yang berlayar dari Pelabuhan Cigading menuju Pelabuhan Panjang, Lampung, dilaporkan mengalami gangguan mesin di tengah laut sejak beberapa hari terakhir.
Akibatnya, penumpang yang masih berada di atas kapal mulai mengeluhkan lambannya proses evakuasi.
Berdasarkan data yang diterima Rilis ID Lampung dari pihak PT Atosim Lampung Pelayaran, jumlah manifest penumpang tercatat sebanyak 175 orang, yang terdiri dari pengemudi dan kernet kendaraan.
Salah satu penumpang Herman Taufik Amrullah mengatakan, kapal berangkat dari Pelabuhan Cigading pada hari Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 23.59 WIB dengan tujuan Pelabuhan Panjang.
Kapal diperkirakan tiba pada Kamis (14/5/2026), namun di tengah perjalanan mengalami gangguan mesin.
"Saya juga tidak tahu posisi tepat koordinatnya di mana," ujar Herman kepada Rilis ID Lampung, Minggu (17/5/2026).
Menurut Herman, hingga saat ini para penumpang masih bertahan di atas kapal tanpa kepastian.
Ia menyebut kondisi konsumsi yang diberikan kepada penumpang juga memprihatinkan.
"Sampai sekarang belum ada tindakan yang jelas. Makanan juga sangat tidak layak, tapi demi bertahan kami tetap makan seadanya," katanya.
Herman juga meminta pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan demi kapal keselamatan seluruh penumpang yang masih berada di.
Bandar lampung
kapal feri Mutiara Persada 3
alami trebel mesin
penumpang belum di evakuasi
di laut
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
