Jembatan Gantung Sementara Bakal Dibangun di Way Bungur

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

9 Februari 2026 16:51 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan (tengah) bersama Kadis BMBK Lampung, M. Taufiqullah dan Plt. Kadis PU Lamtim, Rama/foto: rima
Rilis ID
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan (tengah) bersama Kadis BMBK Lampung, M. Taufiqullah dan Plt. Kadis PU Lamtim, Rama/foto: rima

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan pemerintah pusat tengah menyiapkan solusi pembangunan jembatan di Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, menyusul kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, yang harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas sehari-hari.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur TNI (Kodam, Korem, Kodim, Koramil), Balai Jalan Nasional, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Way Mesuji–Sekampung, Pemerintah Provinsi Lampung, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

“Rapat tadi pagi merupakan tindak lanjut untuk mencari solusi atas kebutuhan jembatan di Way Bungur yang sempat viral. Ini kebutuhan sosial yang sangat mendesak karena menyangkut keselamatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah,” ujar Mulyadi.

Ia menjelaskan, hasil rapat menyepakati pembangunan jembatan gantung sementara sebagai solusi jangka pendek. Jembatan gantung tersebut direncanakan memiliki bentang sekitar 120 meter dan akan difasilitasi oleh TNI melalui Kodam, dengan kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

“Jembatan gantung ini sifatnya sementara dan hanya dapat dilalui pejalan kaki serta kendaraan roda dua secara terbatas. Untuk kendaraan roda empat, masyarakat diminta bersabar karena akan dibangun jembatan permanen,” jelasnya.

Untuk jangka panjang, lanjut Mulyadi, jembatan permanen akan dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Jalan Nasional Provinsi Lampung. Jembatan permanen direncanakan bertipe rangka baja dengan lebar sekitar tujuh meter, namun membutuhkan tahapan perencanaan teknis yang matang.

“Kita harus menyiapkan data teknis seperti penyelidikan tanah, daya dukung, hidrologi, hingga aspek lingkungan. Lokasi ini berada di wilayah hutan lindung sehingga perlu koordinasi dengan Kementerian Kehutanan dan pihak terkait,” ungkapnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami tidak ingin tergesa-gesa. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting. Lokasi ini rawan banjir dan berada di kawasan hutan lindung, sehingga perlu kajian lanjutan, termasuk penyelidikan tanah dan studi teknis lainnya,” kata Taufiq.

Ia memastikan bahwa pembangunan jembatan sementara akan dilakukan oleh pihak Kodam, sementara jembatan permanen akan ditangani oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) setelah seluruh kajian teknis rampung.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Jembatan way bungur

Lampung timur

pemprov Lampung

pemkab lamtim

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya