Gubernur Mirza Minta SPPG Terapkan SOP dalam Pengolahan MBG
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela melakukan rapat evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung pada Selasa 30 September 2025.
Usai rapat, Gubernur Mirza mengungkapkan melakukan evaluasi pada program MBG di Lampung yang juga dihadiri Pemerintah Kabupaten/kota melalui sambungan zoom.
Menurut Mirza progran MBG di Lampung sebetulnya sudah berjalan sejak Januari 2025 lalu, hasilnya program ini berjalan lancar bahkan nol kasus keracunan.
Sementara itu dalam waktu Agustus hingga September 2025 di Lampung ditemukan setidaknya tujuh titik keracunan siswa.
"Kami mendengar laporan, mengevaluasi dan merencanakan agar tidak terjadi lagi, karena pada prinsipnya adalah penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP)," kata Mirza di Kantornya.
Dengan demikian, Mirza meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk ke kembali menerapkan SOP kembali mengingat selama delapan bulan program berjalan nol kasus keracunan.
"SOP BGN ini sudah sangat tinggi, baik dan bagus bahkan di Lampung program ini sudah berjalan sejak Januari hingga saat ini. Artinya kami melihat selama 8 bulan zero accident, maka ketika ada (kasus keracunan) ini ada human eror atau SOP yang turun," katanya.
Maka Pemprov Lampung meminta SPPG kembali menerapkan SOP sesuai dengan prosedur awal sehingga proses MBG di Lampung dapat berjalan lancar.
Sementara berdasarkan data yang diterima Rilis ID, total data siswa yang keracunan di Lampung ada 662 siswa yang dilaporkan keracunan MBG.
Data yang diterima Rilis ID pada 4 Agustus 2025 di Tanggamus sebanyak 14 siswa. Selanjutnya Lampung Timur pada 26 Agustus sebanyak 27 siswa.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
mbg
makan bergizi gratis
sppg
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
