Gubernur Dorong Hilirisasi Pertanian, Penguatan BUMDes, dan Vokasi Desa Masyarakat Pesisir Barat
Rimadani Eka Mareta
Pesisir Barat
"Jangan lagi petani menjual gabah basah. Kita pasang dryer supaya petani tidak menjual gabah basah lagi, tapi jadi gabah kering, nilainya lebih tinggi.”
Selain itu, Gubernur menekankan peran inovasi dan pemuda desa sebagai agen perubahan melalui program vokasi dan design thinking.
"Kalau menunggu dari luar, kita tidak tahu kapan datangnya. Kita harus punya semangat untuk mandiri, punya semangat untuk berdaulat, dan punya semangat untuk bangkit, caranya dengan inovasi.”
Mengakhiri kegiatan peninjauan program Vokasi di Desa Marang, Gubernur Lampung, Bupati Pesisir Barat, dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung membagikan sertifikan vokasi kepada seluruh peserta vokasi yang terdiri dari empat kelompok belajar. Semua sertifikat vokasi sudah sah diakui kemampuannya oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia.
Selain itu, Gubernur Mirza beserta rombongan juga meninjau lokasi dryer yang masih berada di Desa Marang. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan bahwa BUMDes benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, memperlancar akses ekonomi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Gubernur lampung
rahmat mirzani djausal
hilirisasi pertanian
desaku maju
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
