Ini Hasil Bapenda Lampung Datangi SGC Hingga Bukit Asam Guna Gali Potensi Pajak
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemprov Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung terus menggali potensi pendapatan dari berbagai sektor pajak di Lampung.
Kabid Pembinaan dan Pengendalian Bapenda Lampung, Derry Martha Saputra mengungkapkan Bapenda Provinsi Lampung telah mendatangi sejumlah perusahaan untuk meningkatkan kesadaran sebagai wajib pajak.
Saat ini sendiri sudah ada 85 wajib pajak air permukaan di Lampung. Namun Bapenda Lampung akan menggali potensi pada perusahaan yang belum masuk wajib pajak.
"Selain pajak kendaraan bermotor kami juga konsern menggali potensi pajak lain, yang menjadi sumber pendapatan Pemprov Lampung diantaranya Pajak Air Permukaan dan Pajak Air Berat," ujar Derry belum lama.
"Untuk pajak air permukaan Pemprov Lampung melalui Bapenda telah melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan terkait pap ada SGC dan Bukit Asam," tambah Derry.
Menurutnya hasil kunjungan ini sendiri diharapkan dapat tergali potensi penggunaan air permukaan.
"Karena memang perusahaan ini sebelumnya belum menjadi wajib pajak, namun berdasarkan hasil survei kami memang benar-benar menggunakan air permukaan," katanya.
Namun untuk menentukan potensi pajak akan ditentukan kemudian penggunaan air permukaannya terlebih dahulu.
"Tapi untuk jumlah masih melakukan kajian lebih lanjut karena dalam penghitungan pajak berdasarkan penggunaan," lanjutnya.
Selain itu Bapenda Provinsi Lampung juga menggali potensi pajak air berat.
Pajak
pajak air permukaan
pajak alat berat
bapenda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
