FRRL Simulasi Gempa Bumi dan Kebakaran di SDIT Baitul Insan Pesawaran
Gueade
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Suasana berbeda terasa di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Baitul Insan Kurungan Nyawa Pesawaran, saat pelaksanaan Kegiatan Disaster Mitigation (Mitigasi Bencana), Jumat (26/09/2025).
Kegiatan diwarnai dengan edukasi kebencanaan lengkap dengan simulasi gempa bumi dan pemadaman kebakaran yang menggugah antusiasme para guru dan siswa.
Sebanyak kurang lebih 400 pelajar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat didampingi oleh Agus Purnomo dan Makmun Rosyid dari Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL).
Mereka diajak mengenali teori dasar kebencanaan serta berpartisipasi dalam simulasi penanganan bencana gempa bumi.
Semua dilakukan dengan pendekatan yang interaktif, aplikatif, dan menyenangkan bagi anak-anak usia sekolah dasar.
Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa memahami potensi bencana di lingkungan sekitar, mengenal teori dasar kebencanaan, serta merasakan pengalaman langsung dalam simulasi gempa bumi.
"Dengan begitu, mereka akan belajar bersikap sigap, tanggap, dan tetap tenang dalam situasi darurat,” jelas Wiwid selaku kepala sekolah.
Menurut Agus, pembelajaran melalui simulasi dinilai lebih efektif untuk anak-anak. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga mengalami langsung bagaimana bersikap ketika gempa terjadi.
"Simulasi seperti ini sangat penting agar anak-anak tidak panik saat menghadapi keadaan darurat,” ujarnya
Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengenalkan bencana sebagai konsep, tetapi juga menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya kesiapsiagaan.
SDIT Baitul Insan
Kurungan Nyawa
FRRL
Bencana
gempa bumi
kebakaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
