Fraksi Gerindra Bandar Lampung Soroti 7 Isu Strategis dalam RPJMD 2025–2029
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung menyampaikan sejumlah masukan strategis terhadap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Masukan tersebut disampaikan Anggota Fraksi Gerindra Yunika Indahyati dalam rapat paripurna pembahasan awal penyusunan RPJMD Bandar Lampung 2025-2029, Kamis (31/7/2025).
Yunika mengatakan, Fraksi Gerindra memiliki sedikitnya 7 saran dan masukan dalam penyusunan RPJMD Bandar Lampung 2025-2029.
1. Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Gerindra menyoroti belum optimalnya fasilitas layanan kesehatan dan pendidikan, terutama di wilayah pinggiran Kota Bandar Lampung.
"Fraksi Gerindra mendorong agar pemerataan kualitas dan akses pelayanan menjadi prioritas agar tidak terjadi kesenjangan antarkawasan," ujarnya.
2. Sampah dan Lingkungan Hidup
Fraksi Gerindra juga menilai pengelolaan sampah, baik dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA), belum berjalan sistematis dan berkelanjutan.
Penumpukan sampah masih sering terjadi di TPS, dan pengelolaan air lindi dinilai belum maksimal hingga mencemari sumber air.
Gerindra mengingatkan bahwa dalam RPJMD sebelumnya pernah dicantumkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), namun hingga kini belum terealisasi.
Fraksi Gerindra
RPJMD Bandar Lampung
DPRD Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
