Diduga Tidak Tepat Sasaran, APH Diminta Usut Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi di Lambar
Anton Suryadi
Lampung barat
RILISID, Lampung barat — Antrean panjang kendaraan kembali menjadi pemandangan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Salah satunya di SPBU Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak, antrean kendaraan tampak mengular hingga ratusan meter, Jumat (19/9/2025).
Pantauan di lokasi menunjukkan, kendaraan roda empat dan truk berjejer rapat di sepanjang jalan menuju area SPBU.
Panjang antrean bahkan memakan sebagian badan jalan, dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat sehingga pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas.
Beberapa pengendara roda dua bahkan memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Fenomena antrean panjang ini sudah berlangsung sejak beberapa minggu terakhir akibat bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite yang banyak dibutuhkan masyarakat.
Seorang sopir truk Agus mengaku sudah terbiasa antre sejak pagi buta untuk mendapatkan BBM Bersubsidi.
“Kalau tidak datang dari pagi, biasanya sudah tidak kebagian dan pernah juga antre sampai tiga jam tapi tangki sudah kosong,” ujarnya.
Kelangkaan pasokan diduga menjadi penyebab utama antrean panjang tersebut.
Sejumlah pengendara menilai kuota BBM subsidi yang diterima SPBU tidak sebanding dengan kebutuhan kendaraan di wilayah Lambar.
Lambar
SPBU
Antrian
BBM
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
