Dinkes Bandar Lampung Gunakan X-Ray Portabel untuk Percepat Deteksi TBC

Sulaiman

Sulaiman

bandar lampung

27 Oktober 2025 14:00 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ilustrasi: X-Ray
Rilis ID
ilustrasi: X-Ray

RILISID, bandar lampung — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung terus memperkuat upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC) dengan memanfaatkan teknologi X-ray portabel untuk mempercepat deteksi dini penyakit tersebut.

“Kami terus bergerak mengentaskan TBC, salah satunya dengan penggunaan X-ray portabel untuk mendeteksi kasus di lapangan,” kata Kepala Dinkes Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, Kamis (…).

Melalui alat ini, tenaga kesehatan tidak hanya melakukan skrining di fasilitas kesehatan, tetapi juga turun langsung ke permukiman warga, sekolah, hingga lembaga pemasyarakatan.

“Upaya ini bagian dari strategi menekan penularan TBC dan sejalan dengan target eliminasi nasional 2030,” jelasnya.

Muhtadi menuturkan, masih banyak kasus TBC yang tidak terdeteksi karena masyarakat menganggap batuk berkepanjangan sebagai keluhan biasa. Padahal, keterlambatan diagnosis berpotensi mempercepat penularan di lingkungan sekitar.

Saat ini, seluruh puskesmas di Bandarlampung telah menjalankan program nasional Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS). Tenaga kesehatan tidak lagi menunggu pasien datang, tetapi melakukan penelusuran aktif ke rumah-rumah warga.

“Jika ditemukan indikasi TBC, pasien langsung diberikan obat sesuai standar nasional dan diawasi ketat agar tidak putus pengobatan,” ujarnya.

Seluruh pasien TBC, lanjutnya, dipantau oleh Pengawas Minum Obat (PMO) yang berasal dari kader maupun petugas kesehatan untuk memastikan pengobatan tuntas.

“Kami juga mencatat seluruh proses pengobatan lewat aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) agar lebih transparan dan terukur,” tambah Muhtadi. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

TBC

Bandar lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya