Hasil Rakornas 2026, Pemkab Lampung Barat Tegaskan Kesiapan Dukung Program Presiden
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus bersama wakilnya Drs. Mad Hasnurin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Rakornas yang diikuti Kepala Daerah, pejabat di tingkat pemerintah pusat hingga daerah, digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Jajaran Forkopimda Lampung Barat yang ikut Rakornas yakni Ketua DPRD Edi Novial, S.Kom., Kapolres AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., dan Dandim 0422/LB Letkol Rizky Kurniawan.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian kepada rakyat.
Ia juga meminta seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan berjalan efektif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Parosil Mabsus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat untuk terus membangun daerah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto jelas, bahwa pemerintah harus bekerja untuk rakyat,” ujar Parosil.
Ia menambahkan, Pemkab siap menindaklanjuti arahan Presiden dengan memperkuat sinergi pusat dan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat sinergi pusat dan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Barat,” tegasnya.
Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pemerintah pusat dan daerah demi percepatan pembangunan di berbagai sektor. (*)
LampungBarat
Rakornas2026
ParosilMabsus
SinergiPusatDaerah
KerjaUntukRakyat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
