Cegah Investasi Ilegal, Pemkab Pesawaran Gelar Edukasi Menabung Saham Bersama OJK dan BEI

Paggy Fajar Dian Pratama

Paggy Fajar Dian Pratama

Pesawaran

25 November 2025 18:17 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Pemkab Pesawaran saat menggelar kegiatan edukasi menabung saham di Aula Pemkab setempat.
Rilis ID
Pemkab Pesawaran saat menggelar kegiatan edukasi menabung saham di Aula Pemkab setempat.

RILISID, Pesawaran — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menggelar kegiatan edukasi menabung saham di Aula Pemkab setempat, Selasa (25/11/2025)

Kegiatan yang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Phintraco Sekuritas, menjadi prioritas TPAKD tahun 2025 dalam rangka memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di sektor pasar modal.

Bupati Pesawaran diwakili Asisten Ekobang Marzuki menyampaikan, bahwa edukasi ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemahaman pengelolaan keuangan yang lebih baik.

"Pasar modal memberi peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun tetap memerlukan pemahaman yang matang untuk menghindari risiko," kata Marzuki.

Ia juga mengatakan, Pemkab Pesawaran berkomitmen memperluas edukasi keuangan guna mencegah masyarakat terjerumus ke dalam investasi ilegal, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat, UMKM, ASN, dan generasi muda untuk mulai berinvestasi secara aman dan terjangkau.

“Kami berharap edukasi ini bermanfaat dalam mendorong masyarakat Pesawaran membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan masa depan dengan lebih cerdas dan bertanggung jawab," ujarnya.

Sementara, Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Lampung Indah Puspita Sari, mengapresiasi sinergi antara Pemkab Pesawaran dan OJK dalam memperluas edukasi keuangan.

Ia menjelaskan, edukasi menabung saham merupakan bagian dari program nasional TPAKD yang digagas Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

“Melalui TPAKD, kami memastikan masyarakat semakin mudah mengakses lembaga keuangan formal. Dengan meningkatnya literasi, diharapkan keberadaan lembaga keuangan informal yang merugikan masyarakat dapat ditekan,” ujarnya.

Indah juga menekankan pentingnya edukasi untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam investasi ilegal.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pesawaran

OJK

Bupati Pesawaran

Nanda Indira Bastian

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya