Catat! Tol Bakauheni-Terbanggi Gratis untuk Bus Panitia Ijtima Ulama
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — PT Bakauheni–Terbanggi Besar (BTB) memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ijtima Ulama dan Umara tingkat internasional yang akan digelar pada 28–30 November 2025 di Kota Baru, Lampung Selatan.
Pada Sabtu (22/11), Panitia Ijtima yang diwakili oleh Amir Transportasi dan Keamanan, Iwan Rusmawandi, serta Pelaksana Transportasi, Yudi, menyambangi kantor BTB.
Kunjungan tersebut diterima oleh Manager Project, Brahmadi Buana, serta Manager Public Affairs, M. Alkautsar.
Direktur BTB, I Wayan Mandia, mengatakan bahwa pihaknya memberikan fasilitas akses gratis bagi bus resmi panitia yang melintas dari Gerbang Tol Bakauheni hingga Terbanggi Besar untuk mengangkut jemaah dari Pelabuhan Bakauheni.
“Kebijakan akses non-tarif ini diberikan untuk mendukung layanan transportasi jemaah, logistik, dan keamanan acara,” ujar Wayan.
Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Tol Bakter dalam ikut menyukseskan penyelenggaraan Ijtima Ulama dan Umara Internasional di Lampung.
Wayan menilai bahwa kegiatan berskala internasional tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para tamu undangan.
“Sebagai bagian dari infrastruktur strategis di Provinsi Lampung, kami berkewajiban mendukung pemerintah daerah. Kami akan memberikan pelayanan optimal agar seluruh peserta merasa aman dan nyaman saat melintas di ruas Tol Bakter,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini juga menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektoral di Lampung dalam membangun citra positif daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa semua dapat berperan aktif dalam mengangkat nama baik Lampung. Kami juga telah mengantisipasi potensi lonjakan volume lalu lintas dengan menambah patroli serta memperkuat petugas keamanan,” ujarnya.
Tol Bakter
Tol Bakauheni
I Wayan Mandia
Hakaaston
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
