BPS Lampung Timur Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 37 Perusahaan dan 10 OPD
Muklis
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur — Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Timur menggelar pencanangan sekaligus sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh 37 perusahaan dan 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala BPS Lampung Timur, Zulkifli, menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Ia menyebutkan bahwa sensus ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam, pada 2026 akan menjadi sensus ekonomi kelima sejak pertama kali digelar pada 1986.
“Sensus Ekonomi 2026 mengusung tema ‘Mencatat Ekonomi Indonesia’ dengan tujuan mendata seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, hingga menengah dan besar,” ujar Zulkifli.
Ia menambahkan bahwa sensus ini akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi nasional.
Termasuk karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan, serta kondisi sosial ekonomi rumah tangga pelaku usaha mikro dan kecil.
Pelaksanaan SE2026 akan dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap komunikasi, koordinasi, dan diplomasi (Kakorbi) yang melibatkan OPD dan asosiasi usaha, serta tahap pendataan lapangan secara langsung dari rumah ke rumah.
Pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli hingga 31 Agustus 2025.
“Sebanyak 1.237 mitra akan diterjunkan di Lampung Timur untuk melakukan pendataan usaha mikro dan kecil, dengan pelatihan dilaksanakan pada akhir Mei hingga pertengahan Juni,” jelasnya.
Sensus Ekonomi 2026
BPS Lampung Timur
Ekonomi Lampung Timur
Bupati Ela Siti Nuryamah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
