Bertemu Menhub Gubernur Mirza Minta Stop Ekspor Batubara Melalui Pelabuhan Panjang
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal telah bertemu dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi pada kunjungan kerjanya ke Jakarta belum lama ini.
Kepada Rilis ID, Mirza mengungkapkan pertemuan itu di manfaatkannya untuk meminta kepada Kemenhub untuk menyetop keran ekspor batubara melalui pelabuhan panjang.
Bukan tanpa alasan, Mirza mengatakan Pemprov Lampung tidak mendapatkan keuntungan apapun dalam ekspor batubara melalui pelabuhan Panjang ini.
"Kami meminta (stop ekspor) karena ini urusannya dengan truk-truk batubara yang banyak sekali lewat," kata Mirza yang ditemui di Kantor Gubernur Lampung Kamis 11 September 2025.
Mirza menyebut harusnya kendaraan pembawa batubara ini melalui jalur khusus. Karenanya tidak akan menyebabkan kerusakan pada jalan di Provinsi Lampung.
"Padahal aturannya kan truk batubara itu harus melalui jalan khusus jadi kami meminta kepada Menhub untuk kalau bisa panjang tidak mengekspor lagi batubara yang (pengirimannya) memakai truk," katanya.
Mirza menjelaskan, saat ini banyak kendaraan truk yang membawa batubara melalui jalan Lampung. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab jalan di Lampung kerap rusak.
Sementara itu terkait PT Bukit Asam, Gubernur Mirza menyebut memang tetap berjalan namun tidak melalui pelabuhan Panjang.
"Jadi kalay ekspor batubara selain Bukit Asam karena tidak melalui Panjang maka jalan kita akan tetap terjaga," tambahnya.
Apalagi Pemprov Lampung juga tidak mendapatkan apapun dari ekspor yang dilakukan melalui Pelabuhan Panjang, justru jalan di Lampung rusak.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani djausal
stop ekspor batubara
batubara
pelabuhan Panjang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
