Ambruknya Talud Taman Sukarno, Ini Penjelasan Kadis PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi
Adi Yulyandi
Tanggamus
RILISID, Tanggamus — Peristiwa ambruknya talud penahan tanah sepanjang kurang lebih 10 meter di Taman Sukarno beberapa waktu lalu, membuat masyarakat kaget.
Apalagi, bangunan tersebut berada di depan pintu masuk rumah dinas Bupati tanggamus, membuat catatan buruk tentang perjalanan Penjabat (Pj) Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan.
Masyarakat menduga, penerjaan proyek karena kurangnya pengawasan.
Kini, proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Sukarno yang yang bersumber dari APBD dan sumber lain senilai Rp3,2 miliar, masih menjadi pertanyaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanggamus Riswanda Djunaidi mengatakan, ambruknya pembanguan Taman Sukarno disebabkan pondasi baru menjadi beban pondasi lama.
Disinggungtentang kualitas taman yang belum diresmikan sudah hancur danmembuat masyarakat was-was, Riswanda mengaku itu hanya persepsi masyarakat.
"itu persepsi dan kami berterima kasih dengan baik, akan kami evaluasi pembangunannya," kata Riswanda, Senin (20/1/2025). (*)
Taman Sukarno
Tanggamus
Kadis PUPR Tanggamus
Riswanda Djunaidi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
