Agritalk Dies Natalis ke-52 IKAPERTA Unila Dorong Lampung Jadi Sentra Jagung Nasional

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

27 November 2025 13:03 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Foto kegiatan Dies Natalis ke-52 IKAPERTA Unila/foto: rima
Rilis ID
Foto kegiatan Dies Natalis ke-52 IKAPERTA Unila/foto: rima

Ia menyampaikan bahwa Lampung memiliki modal kuat berdasarkan capaian produksi jagung yang terus meningkat setiap tahun. Pada 2023, produksi jagung tercatat mencapai 2,7 juta ton, dan naik menjadi 3,02 juta ton pada 2024. Sementara itu, luas lahan tanam juga tumbuh dari 412 ribu hektare menjadi 457 ribu hektare. Berdasarkan data terbaru BPS, Lampung termasuk salah satu provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia, menunjukkan kekuatan fundamental sektor pertanian daerah tersebut.

Bani menjelaskan bahwa Indonesia perlu belajar dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Brasil yang sukses membangun industri jagung melalui precision farming, pemanfaatan sensor tanah, tata air modern, serta sistem irigasi cerdas.

"Keberhasilan kedua negara itu tidak hanya bertumpu pada produksi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem teknologi, riset, dan industri pengolahan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Ia menilai Lampung harus berani mengikuti langkah tersebut untuk dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing global," katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya hilirisasi jagung agar provinsi tidak hanya bergantung pada ekspor bahan mentah.

Pengembangan industri pakan, pati jagung, bioenergi, tepung jagung, hingga makanan olahan disebut sebagai kunci meningkatkan pendapatan petani, memperkuat industri daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung. 

Sejalan dengan itu, ia menekankan perlunya hadirnya generasi muda, termasuk Gen Z, yang melek teknologi dan mampu mengoperasikan sistem pertanian modern. Universitas Lampung dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak agropreneur masa depan—bukan sekadar lulusan yang mencari kerja, tetapi yang mampu membuka peluang usaha baru.

Bani juga menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian Lampung selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan nasional, modernisasi pertanian, hilirisasi hasil bumi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung, ujarnya, terus fokus memperluas akses teknologi, irigasi, dan kemitraan hulu–hilir untuk mendukung peningkatan produktivitas dan posisi petani.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa tujuan besar menjadikan Lampung sebagai Lumbung Jagung Nasional adalah agar provinsi ini mampu berdiri sebagai pilar ketahanan pangan Indonesia.

Melalui ekosistem pertanian yang kuat, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sejahtera, industri semakin berkembang, dan Lampung dapat mengambil peran strategis dalam rantai pasok jagung di tingkat regional maupun global. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Agritalk

dies natalis ikaperta unila

jagung

lumbung jagung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya