Warga Metro Keluhkan Pendataan Bantuan Covid-19

Default Avatar

Anonymous

Metro

2 Mei 2020 13:41 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI : RILISLAMPUNG.ID /Kalbi Rikardo
Rilis ID
ILUSTRASI : RILISLAMPUNG.ID /Kalbi Rikardo

RILISID, Metro — Sejumlah warga Metro, Lampung kembali mengeluhkan pendataan terkait bantuan terdampak pandemi global Covid-19.

Mereka menilai pendataan bantuan berupa sembako di Dinas Sosial Metro tidak transparan dan tak merata.

Seperti diungkapkan Aam Alfin, warga Mekar Sari, Kelurahan Hadimulyo Timur, Metro.

"Kami di Kelurahan Hadimulyono Timur tidak ada kabarnya bantuan itu. Harusnya disosialisasikan, bukan diam-diam, pamong datangi door to door," katanya, Sabtu (2/5/2020).

Dia mengaku sudah pernah mengajukan untuk masuk dalam warga yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Namanya mau ngajuin katanya sudah telat, gimana ini. Sosialisasi aja belum, kok sudah ditutup? Yang jelas pamongnya kurang terbuka," ujarnya.

Senada dengan Aam, warga Metro lainnya, Adi Setiyawan, mengeluhkan pendataan bantuan sembako Covid-19 terkesan pilih kasih.

"Saya minta ada tim khusus untuk mendata dan mengecek pamong, dikarenakan yang mendata, hanya warga yang disukai dan kerabatnya saja," ucapnya.

Terpisah, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Metro Sri Mubarokawati mengatakan warga yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, maka akan diakomodir dari pemerintah daerah.

"Untuk warga yang sudah menerima bantuan dari pusat tidak dapat lagi menerima bantuan yang dari daerah, untuk sekarang ini kita masih fokus agar tidak tumpang tindih bantuan dari pusat dan bantuan anggaran daerah," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya