Usir Harimau BKSDA Aceh Bawa Pawang dari Meulaboh

Default Avatar

Anonymous

Meulaboh

21 September 2018 20:00 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: Instagram
Rilis ID
FOTO: Instagram

RILISID, Meulaboh — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh berencana melakukan pengusiran beberapa ekor harimau Sumatera yang masih berkeliaran di jalan Desa Alu Rambot, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, mengatakan, saat ini tim dengan membawa seorang pawang harimau dari Meulaboh bernama Syarwani, yang memiliki kemampuan spritual dalam menangani satwa itu.

"Tim BKSDA sudah turun ke sana dan membawa pawang harimau. Pertama untuk melakukan asesment terlebih dahulu, kemudian baru kita mengambil tindakan apa yang paling tepat. Kita akan upayakan melakukan pengusiran dari dekat kampung," katanya di Meulaboh, Jumat (21/9/2018).

Sapto, berkata, keberadaan harimau Sumatera di kawasan tersebut baru diketahui pihaknya sehingga bergegas menurunkan tim. 

Apabila kondisi tidak memungkinkan dilakukan pengusiran dari kawasan desa, maka alternatif lain adalah menangkapnya.

"Kalau memang tidak memungkinkan diusir, mungkin akan dilakukan penangkapan dan itu adalah alternatif terakhir setelah upaya pengusiran. Sampai sejauh ini kami belum ada laporan pernah terjadi konflik satwa harimau dengan warga sekitar," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, munculnya harimau di jalan setapak menuju perkebunan sawit di Desa Alu Rambot itu, karena satwa itu sedang berlindung dan melindungi anaknya dari kawasan tempat tinggalnya.

Sapto mengemukakan, sudah menjadi kebiasaan harimau yang memiliki anak kecil, selalu mencari tempat yang lebih aman dari ancaman, salah satunya turun dekat dengan perkampungan penduduk.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya