Tragedi KM Lestari Maju, Rp30 Miliar Duit Bank Sulselbar Mengapung di Laut Lepas
Anonymous
Selayar
RILISID, Selayar — Belum reda duka akibat tragedi kapal motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara, kejadian memilukan kembali terjadi di perairan Selayar, Sulawesi Barat.
KM Lestari Maju karam saat berlayar dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kepulauan Selayar, Rabu, (3/7/2018). Yang mengejutkan bukan hanya ratusan orang hilang dan tenggelam, kapal motor juga menghamburkan duit Rp30 miliar milik Bank Sulselar.
Seperti terlihat dalam video yang beredar, tampak uang nominal seratus ribuan mengapung di dalam air terbawa ombak. Selain uang yang hanyut, dua pegawai Bank Sulselar juga masih belum ditemukan. Andi Rivai (sekuriti) dan Andi Datu (sopir) masih hilang bersama tenggelamnya KM Lestari Maju.
Sementara dua orang pengawal dari pihak kepolisian Bripka Nur Ardiansyah dan Bripda Andi Okky serta Jamaludin staf Bank Sulselbar dilaporkan selamat.
"Di kapal KM Lestari Maju tersisa driver dan sekuriti, dan saat ini dalam proses penyelamatan. Mohon doanya,semoga mereka bisa selamat semua," ungkap Pemimpin Group Treasury Bank Sulselbar, Irmayani Sultan, kepada SINDOnews.
Irmayani Sultan mengatakan, Direktur Utama (Dirut) Bank Sulselbar Andi Rahmat dipastikan segera turun langsung ke lokasi.
Menurutnya, kedatangan orang nomor satu di bank pelat merah milik Pemprov Sulsel ini untuk melihat kondisi karyawannya, sekuriti dan kepolisian yang ikut menjadi korban saat melakukan pengawalan uang kas milik Bank Sulselbar.
"Uang Rp30 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan operasional nasabah di Kabupaten Selayar," kata Irmayanti.
Tapi, Irmayanti mengimbau masyarakat tidak perlu resah. Pasalnya uang tersebut telah diasuransikan. "Kami tidak terlalu khawatir, karena uang tersebut telah diasuransikan," jelasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
