Tinggal Sebulan Lagi, Peminat Lampung Fair Belum 50%

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

9 Agustus 2018 18:43 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILISID, Bandarlampung — Pelaksanaan Lampung Fair 2018 tinggal sebulan lagi. PT Jaris Jasmine Wijaya (JJW) selaku even organizer (EO) baru mendapatkan 180 instansi pemerintah dan swasta yang akan berpartisipasi dalam perhelatan tahunan tersebut.

Sementara PT JJW menyediakan 600 stan dengan berbagai ukuran dengan harapan semua laku. Artinya, butuh 420 instansi lagi untuk memeriahkan Lampung Fair yang digelar di PKOR Wayhalim, Bandarlampung, pada 12-27 Oktober.

Kekhawatiran Lampung Fair bakal sepi peminat ini ternyata sudah diendus Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis. Ia berharap semua instansi pemerintah bisa ikut andil.

“Keikutsertaan mereka untuk mendorong terjadinya transaksi pemasaran yang besar. Juga menarik investasi baik infrastruktur maupun finansial,” kata Hamartoni, Kamis (9/8/2018).

Di sisi lain, Kepala Projects Manager Operasional PT JJW Richo Tambuse justru sebaliknya. Ia mengklaim animo instansi pemerintah dan swasta untuk berpartisipasi pada Lampung Fair sangat tinggi.

“Lihat saja, belum dua bulan pendaftaran kita buka, sudah 180 stan terjual hingga hari Senin (6 Agustus) kemarin. Dari BUMN/BUMD, asosiasi, perusahaan swasta, dan investor lainnya,” klaimnya.

Meski harga stan tergolong tidak murah, Richo menegaskan bahwa hal itu bukanlah persoalan bagi pihak penyewa. Pihaknya memberlakukan harga sama dengan Lampung Fair tahun lalu.

“Jadi harapan kita sebelum memasuki hari H stan sudah terjual semua,” tuturnya.

Berikut daftar harga sewa stan selama 15 hari di Lampung Fair 2018:

Klaster A (ukuran 5 x 5) Rp15.000.000

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya