Terungkap, Satu Juta Warga Jatim Belum Dapat Fasilitas BPJS
Budi Prasetyo
Surabaya
RILISID, Surabaya — Satu juta warga Jawa Timur belum terdaftar dalam Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS). Data itu terungkap saat komisi E DPRD Jawa Timur melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan Jatim pada Senin (2/6/2018).
"Kalau jumlah warga Jawa Timur yang belum mendaftar sekitar delapan ratus ribu sampai satu juta," kata Anggota Komisi E DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto.
Menurut dia, besarnya warga Jatim yang belum didaftarkan BPJS itu karena memang alokasi anggaran yang dikucurkan Pemprov Jatim masih kurang. Pada tahun 2017, Pemprov Jatim hanya menganggarkan Rp 30 miliar untuk warga miskin.
"Kami berharap agar ada peningkatan pada anggaran tahun depan. Karena untuk warga miskin maka Pemprov Jatim harus all out. Kalau tidak terserap kan dananya kembali," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Hartoyo mengatakan, pihaknya akan berusaha memperjuangkan penambahan anggaran. Disamping itu, pelayanan rumah sakit kepada pemerintah harus ditingkatkan.
"Pada prinsipnya jangan sampai ada pasien yang ditolak pihak rumah sakit," pungkasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
